Menu Pelanggan
| Designed by: |
| Aktivis Air Bersih Lokal di Tingkat Nasional |
|
| Written by Indra Wawan Setiawan, AKS |
| Monday, 11 May 2009 13:59 |
|
Aktivis Air Bersih Lokal di Tingkat Nasional Oleh : Indra WS Direktur Eksekutif Water Care Community Banten Satu lagi penghargaan buat putra asli Tangerang yang telah sekian tahun bergelut dalam dunia perair minuman. Kiprahnya memang sudah tidak diragukan lagi. Sarat pengalaman di legislatif, dan piawai dalam memimpin mengantarkannya duduk di organisasi tingkat nasional hampir bersamaan.
Namanya sempat diragukan, namun profesionalitasnya dalam seluk beluk air minum membuatnya malah dipercaya banyak pihak dapat memberikan perubahan pelayanan air minum kepada masyarakat khususnya Tangerang dan umumnya Indonesia. Berbagai penghargaan telah diraihnya, bahkan baru-baru ini bertempat di Restoran Telaga Seafood, BSD City, bersama-sama tokoh lain menerima Penghargaan Tangerang Tribun Award dengan kategori Aktivis yang Peduli Dalam Mengembangkan Pelayanan Air Bersih.
Dialah Ir. H. Achmad Marju Kodri, sejak April 2005 lulus Fit and Proper Test sebagai Direktur Utama PDAM Kota Tangerang. Dipercaya Walikota Wahidin Halim memimpin BUMD selama 5 tahun ke depan. Terpilihnya Kodri--jebolan Teknik Sipil Universitas Jayabaya-- sebagai Direktur Utama sangat tepat. Selain pengalaman di parlemen juga pernah menjadi staf ahli di PDAM TKR Kabupaten Tangerang.
Belum lama menjadi Direktur Utama, jabatan Ketua Umum Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia) disandangnya pula. Lewat Musyawarah Luar Biasa, seluruh anggota Perpamsi mendaulatnya menjadi Ketua Umum Perpamsi. Puncak kepemimpinan dalam mengorganisir 350 PDAM seluruh Indonesia bukan masalah mudah. Berbagai persoalan PDAM menjadi tanggung jawabnya, termasuk PDAM yang dalam keadaan terpuruk.
Penentuan Harian Tangerang Tribun memberikan penghargaan sebagai aktivis air bersih kepada Kodri sebagai bentuk apresiasi Koran lokal terhadap aktivitas putra daerah atas pengabdian dan kinerjanya memperjuangkan perluasan cakupan pelayanan kepada masyarakat yang belum menerima pelayanan air bersih secara konsisten.
Tentu saja penghargaan dalam rangka HUT Harian Tangerang Tribun ke 3 sebagai pemacu semangat dalam rangka memenuhi ketersediaan kebutuhan air bersih 80 persen masyarakat perkotaan sesuai amanat Milennium Development Goals (MDG). Amanat bagi negara-negara berkembang yang belum maksimal memenuhi kebutuhan air bersihnya bagi masyarakat, maka ditandatanganilah kesepakatan 80 persen masyarakat perkotaan harus terlayani air bersih dan sanitasinya yang bertempat di Johannesburg Afrika Selatan tahun 2002.
Era Era Hia, Pemimpin Umum Tangerang Tribun dalam sambutannya mengatakan kalau penghargaan diberikan kepada para tokoh/aktivis yang telah berjasa dan tekun mengembangkan bidangnya masing-masing sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat banyak. Justru dengan diberikannya penghargaan, dia berharap para penerima award makin terus mengembangkan inovasi dan pengabdiannya bagi kepentingan Bangsa dan Negara.
Keberhasilan Kodri meraih award, tak terlepas dari komitmennya mengembangkan jaringan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Perpamsi sebagai organisasi para tukang ledeng se Indonesia, dituntut mengatasi berbagai permasalahan setiap PDAM. Berbagai program kegiatan terus dikembangkan. Seakan berlari mengejar waktu, satu persatu program dicetuskan.
Yang terbaru adalah program 10 juta sambungan yang diberlakukan mulai tahun ini sampai 2013 adalah salah satu bentuk kongkrit Kodri sebagai Ketua Umum Perpamsi. Upaya ini ditunjang dengan menjalin hubungan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akhirnya memberikan lampu hijau 10 Juta sambungan rumah menjadi bagian proyek nasional di bidang air bersih.
Program 10 juta sambungan tak lepas dari banyak persoalan. Kesiapan PDAM dipertaruhkan. Justru menjadi tantangan Kodri di saat banyak PDAM terlilit masalah keuangan. Tarif yang tidak sesuai dengan biaya produksi mengakibatkan PDAM tidak dapat membayar kewajibannya. Hutang pokok ditambah hutang bunga terus bertambah. Subsidi dari pemerintah daerah selalu ditunggu PDAM supaya bisa menjalankan roda organisasi perusahaan.
Perlu diambil langkah cepat mengatasinya. Berbagai kemudahan PDAM dalam mengembangkan jumlah pelanggan semula 7,1 juta sambungan se Indonesia mulai diluncurkan, seperti penghapusan bunga hutang, dihilangkannya insentif dan kewajiban menyetorkan APBD serta bunga pinjaman bank di bawah rata-rata..
PDAM tidak sehat merupakan tantangan 10 juta sambungan. Sebab persyaratan 10 juta sambungan diantaranya manajemennya sehat. Hanya segelintir manajemen PDAM sehat dan mampu membayar utang. Pendekatan terus dilakukan supaya beban hutang PDAM tidak terlalu berat. Alhasil, bunga hutang PDAM bisa dihilangkan tinggal hanya pokoknya saja.
Memang diakui bahwa sebagian besar dari 350 PDAM di Indonesia kondisinya belum sehat secara keuangan. Kualitas, kuantitas dan kontinuitas air belum sesuai harapan pelanggan. Model kerja PDAM seperti ini sama dengan Dinas Air Minum, tidk berpikir maju dan berkembang hanya berjiwa sosial tanpa memikirkan keuntungan.
Namun segelintir PDAM sehat, tarif sesuai biaya produksi dan mampu membayar hutang tepat waktu bahkan dapat meraih laba dipertimbangkan pemerintah menjadi prioritas. Selain memberikan kemudahan pinjaman bank dengan bunga dibawah pasar, pemerintah juga memberikan insentif bagi pengembangan pelayanan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Terhadap PDAM sehat termasuk PDAM TB, pemerintah memberikan insentif sebesar Rp 5 Milyar bagi perluasan cakupan pelayanan Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Program MBR langsung disambut PDAM TB dengan membuat rencana pengembangan pelayanan di wilayah Kecamatan Benda, dengan kegiatan memperkuat tekanan air sehingga air yang disalurkan kepada masyarakat menjadi kencang.
Kinerja keuangan PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang setiap tahun selalu meningkat laba perusahaan yang diperolehnya. Peningkatan laba dipengaruhi kinerja seluruh manajemen PDAM, yang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Tangerang. Kepiawaian Kodri memenej perusahaan perlu diapresiasikan sebagai Direktur yang berhasil meningkatkan laba perusahaan. Perolehan laba mulai tahun 2004 yang tadinya sebesar Rp 2,69 Milyar naik mencapai Rp7,14 Milyar tahun 2005, terus merangkak menembus Rp 7,44 Milyar tahun 2006 dan mencapai puncaknya tahun 2007 menjadi Rp 8,07 Milyar. Dimana untuk tahun 2008 belum diaudit.
Meski terjadi peningkatan jumlah laba, justru peningkatan jumlah pelanggan belum signifikan. Butuh investasi besar mendongkrak jumlah pelanggan. Keterbatasan laba PDAM belum bisa mencukupi perluasan cakupan pelayanan air, sebab PDAM dibebankan setoran 60 persen dari laba untuk APBD Kota Tangerang.
Baru 6 persen pelayanan PDAM TB dari jumlah penduduk atau sekitar 16 ribu sambungan langganan tidak mengecilkan hati manajemen PDAM, malah ada kebanggaan biar kecil tapi bisa meraih keuntungan usaha sampai milyaran rupiah per tahun. Hasil kerja PDAM TB Kota Tangerang ternyata menjadi perhatian daerah lain. Mulai dari eksekutif, legislative dan jajaran manajemen PDAM daerah lain melakukan kunjungan kerja sekedar mempelajari apa rahasia keberhasilannya.
Melalui program 10 juta sambungan diharapkan terserap 72 ribu pelanggan baru PDAM TB Kota Tangerang sampai tahun 2013. Partisipasi pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha swasta dan perbankan sangat penting dalam pelaksanaan program. Penyertaan modal pemerintah daerah, sangat dibutuhkan, begitu halnya kalangan perbankan untuk mengucurkan kredit bunga rendah. Skenarionya setiap tahun Pemda Kota Tangerang menempatkan penyertaan modal pemerintah ke PDAM. PMP ini nantinya meningkatkan asset pemerintah daerah di PDAM setiap tahun sehingga meningkatkan pula cakupan pelayanan PDAM di masyarakat.
Tidak berlebihan kalau Kodri mempunyai komitmen menyatukan seluruh langkah memajukan PDAM se Indonesia. Tak henti-hentinya setiap Pemerintah Daerah di gugah untuk terus menanamkan modalnya di PDAM. Sebab di masa yang akan datang air menjadi komoditas langka dan mahal bila tidak dijaga mulai dari sekarang.
Program 10 juta sambungan semata-mata bukan hanya mengeksplorasi sumber daya air melainkan melakukan upaya bagi keberlangsungan sumber daya air bagi keberlangsungan mahluk hidup. Tanggung jawab pemerintah sesuai undang-undang bahwa air adalah hajat hidup orang banyak dan menjadi tanggung jawab negara.
Justru semua penghargaan yang diterima hendaknya menjadi cambuk untuk terus berkreatifitas, inovatif dalam setiap gerak langkah memajukan PDAM TB Kota Tangerang maupun Perpamsi secara umum. Semoga. |
